New Language, New Life.

Search This Blog

© 2020 A Man of Hindi. Powered by Blogger.

Translate the blog in your own language.

Header Ads

Tuesday, August 16, 2022

Hari kemerdekaan Republik India

0 comments

 Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh! 


Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal afiat diberikan kebaikan dan juga kebahagiaan. 


Hari ini adalah hari kemerdekaan india. Jadi mau mengucapkan Svatantrata Divas ki Hardik Shubh Kamnayien (Selamat Hari Kmerdekaan)


Teman-teman Kemerdekaan yang kita capai dan rayakan itu adalah hasil dari perjuangan keras dan panjang yang melibat kontribusi dan pengorbanan laki-laki dan perempuan dari semua kelas dan komunitas. 


Image: Mutiara
An Indonesian friend celebrating Indian independence day. Photo source: Handphone Gallery


Hari kemerdekaan yang kita rayakan bukan hanya untuk bersenang-senang atau hanya bermain-main saja atau bukan hanya mengingatkan bahwa dulu negara kita dijajah oleh bangsa lain.


Tapi, Kita merayakannya untuk mengenang pengorbanan para pejuang kemerdekaan dan untuk mengingatkan bahwa, orang-orang sebelum kita telah berkorban untuk kemerdekaan dan kebahagiaan kita.


Partisipasi masyarakat muslim di perjuangan kemerdekaan India.


Di India juga, orang-orang dari semua agama dan komunitas telah mengorbankan hidup mereka untuk negara ini, tetapi untuk suatu kali peperangan tetap terjadi antara muslim dan British.


Kata Molvi* mulai digunakan sebagai sebutan untuk pemberontak/pejuang kemerdekaan oleh penjajah Inggris. 


Suatu ketika seorang Inggris datang ke sebuah madrasah dengan tentaranya dan mulai membakar al-Quran. Jadi ustadz madrasah itu menyuruh seorang anak membaca Al-Quran, anak itu mulai membaca Al-Quran, lalu sang ustadz bilang kamu (Orang Inggris) yang bisa mebakar hanya kertasnya, bukan Al Qurannya, Al Quran ada di hati kami.


Jutaan ulama dibunuh, Di seluruh India.  Lebih dari 500 Ulama dibunuh di Delhi dalam satu hari agar umat Islam takut. Di seluruh kota Ambala, Multan, Peshawar, Agra, Jhelum, Aurangabad Para Ulama dibunuh di India. British menegaskan bahwa musuh yang sebenarnya adalah muslim bukan lainnya.


Jasad-Jasad para ulama digantung di semua pohon antara Kanpur dan Farrukhabad, dan antara dari Delhi hingga khaibar dan antara meerut dan moradabad. Hingga sekitar 14000 ulama dibunuh. 


Di depan Benteng Merah di Delhi banyak ulama dibakar hidup. Di Lahor di masjid syahi setiap hari sekitar 80 ulama digantung. di seluruh India, Setiap hari Sekitar 500 ulama dibunuh. 


waktu itu situasinya sangat buruk hingga susah mencari seorang Imam untuk mengerjakan salat jenazah kalau ada jenazah. Namun para ulema dan umat muslim tidak takut.


Akibatnya, pada tanggal 15 Agustus 1947 India dapat kemerdekaannya, beruntungnya itu adalah tanggal 27 Ramadan dan hari jumat terakhir. 


Di hari itu bendera India yang diciptakan oleh Suraiya Badaruddin dikibarkan di taman princes di depan India Gate.. Dan lagu nasional Sare Jahan Se Accha yang di tulis oleh Allama Iqbal di nyanyikan. 


Sayangnya, pada hari itu kekuasaan umat Islam terbagi menjadi dua bagian kemudian menjadi tiga bagian karena beberapa pemimpin. Ya hari itu India terpecah menjadi dua bangsa.. India dan Pakistan


Apa yang kami lakukan pada Hari Kemerdekaan itu


Dulu hanya pejabat pemerintah yang boleh mengibarkan bendera India tapi tahun ini warga semua akan mengibarkan… 


Biasanya kami tidak melakukan banyak aktivitas pada Hari Kemerdekaan, hanya mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu-lagu patriotik, Dan diadakan beberapa program patriotik. Selain itu pada malam Hari Kemerdekaan, kami menerbangkan layang-layang.


Baik teman-teman, saya tidak bisa berdiskusi semua hal di sini. terima kasih telah membaca ini sempai habis. Semoga ini bermanfaat bagi kita semua.


Saya berharap kita semua akan mencapai kemerdekaan lahir dan batin



















*Sebenarnya waktu itu mayoritas pejuang adalah muslim. Muslim memimpin perang melawan inggris. Itulah mengapa British menyebut mereka Molvi. Molvi artinya seorang ulema.

No comments:

Post a Comment